Jumat, 04 Juni 2010

Penyebab Kerusakan Pada Harddisk

Suatu saat anda mendapati Harddisk anda tidak terdeteksi oleh BIOS,padahal anda tidak mengubah kedudukan harddisk,anda tidak mencopot atau mengubah posisi kabel IDE dan kabel power yang terpasang pada harddiskBahkan anda tidak membuka casing PC anda untuk mengotak-atik komponen yang terpasang.

image

Perlu diketahui,kerusakan pada harddisk terjadi tidak harus melalui benturan keras atau kontak langsung dengan komponen yang membuat kerusakan fisik pada harddisk.Berikut beberapa penyebab kerusakan harddisk yang sering saya temui:

Musuh Utama Komputer Adalah PANAS.

a. Faktor suhu sering kali ditemui pada PC yang sirkulasi udara didalam casing CPU kurang bagus,ini akan berakibat buruk pada umur dari komponen dari computer anda.Harddisk adalah salah satu komponen yang sangat sensitive terhadap Suhu yang extreme.Jika panas harddisk sangat tinggi,pembacaan data pada harddisk akan kacau.Jika ini berlangsung lama,umur harddisk akan menjadi pendek
b. Untuk mengurangi resiko kerusakan pada harddisk karena perbedaan suhu,tindakan yang dapat anda lakukan adalah:
c. Jangan menutup lubang udara yang terdapat pada casing CPU.Anda dapat menambahkan fan Cassing,atur sirkulasi udara didalam casing CPU dengan benar,
d. Anda dapat memasang Fan Harddisk yang dengan mudah dapat anda cari di toko computer.

Guncangan Ketika Harddisk On

a. Ketika harddisk dalam keadaan off goncangan pada harddisk akan berakibat pada kerusakan fisik,kita dapat mengurangi resiko dengan membungkus harddsik dengan kain atau spon yang lembut dan tebal.

b. Jika guncangan terjadi saat harddisk dalam keadaan On atau ketika harddisk bekerja,kerusakan akan berakibat sangat fatal.Guncangan tersebut membuat head harddisk bagian-bagian magnetic disk.Padahal,disk tersebut berputar sangat cepat.Akibatnya,jalur pada FAT atau directory akan rusak.Kenapa jalur pada FAT atau directory yang rusak?karena keduanya menrupakan bagian rawan yang sangat peka terhadap gunjangan.

Komponen Harddisk Rusak

Walaupun kekuatan komponen-komponen pada harddisk sangat tergantung pada kulitas pabrikan,tetapi cara penggunaan atau pemakaian harddisk merupakan hal yang paling berpengaruh pada umur komponen-komponen harddisk.Misalnya,pada saat memakai harddisk kita tidak melakukan procedure parkir sebelum mematikan PC,sehingga posisi head berada di posisi sembarang.Jika head berhenti dan menyentuh permukaan disk tempat data atau system disimpan ,bisa dipastikan lapisan magnet penyimpan data tersebut akan rusak.

Sekali lagi,musuh utama pada computer adalah panas,penggunaan harddisk secara terus menerus akan menimbulkan panas yang berlebihan pada harddisk itu sendiri,sehingga komponen-komponen yang terdapat pada harddisk akan lebih cepat rusak.Jadi,gunakan procedure penggunaan PC dengan benar agar PC anda beserta komponen yang terpasang akan dapat digunakan lebih lama.

SELENGKAPNYA >>

Jika Merk Motherboard Tidak Diketahui

 

Entah karena suatu kerusakan, suatu saat komputer memerlukan instal ulang system operasi. Dalam proses instal ulang tersebut, tentunya driver motherboard sangatlah di perlukan untuk menjadikan system operasi dapat bekerja secara optimal. Bahkan jika driver motherboard tidak di install, akan membuat beberapa jenis software maupun hardware tidak dapat digunakan. Tapi bagaimana jika anda tidak mengetahui merk motherboard yang anda gunakan?

image

Ada beberapa cara untuk mengetahui produsen dari Motherboard yang anda gunakan,beberapa diantaranya adalah:

  • Buka cassing dan chek perangkat didalamnya. Biasanya pada Motherboard terdapat sebuah label produsen yang sekaligus berisi spesifikasi tipe Motherboard tersebut. Letak dari label tersebut tidak tentu, bahkan sering kali label tersebut terletak ditempat yang tersembunyi.
  • Cara selanjutnya adalah dengan melihat pada buku pegangan manual yang telah di ikut sertakan saat membeli Motherboard. Disana anda dapat melihat dengan jelas merk dari Motherboard yang anda gunakan.Yang jadi masalah,apakah anda masih menyimpan buku manual tersebut?
  • Jika anda sudah kehilangan jejak dari buku tersebut,coba lakukan pencarian lewat internet.Beberpa Motherboard memang tidak menyertakan label produsen pada boardnya. Hal itu seperti yang dijumpai pada Motherboard OEM. Tetapi anda dapat melacak produsen Motherboard tersebut dengan mencocokan nomer ID yang tercetak pada stiker board dengan daftar yang terdapat pada situs www.fcc.gov/oef/fccid Coba anda kunjungi situs tersebut dan cari daftar namor ID yang dikeluarkan oleh lembaga perijinan untuk perangkat elektronik di Amerika
  • Langkah berikutnya,atau langkah terakhir yang dapat saya informasikan adalah dengan menggunakan software analisa system. Salah satu contoh software analisa system adalah CPU ID atau CPU Z,yang cara penggunaanya sangatlah mudah. Jalan kan program CPU Z,dan anda dapat melihat spesifikasi dari komputer anda.Mulai dari Motherboar, memory,cache dan processor. Memang sih ada beberapa merk dari hardware tertentu yang tidak dapat terdeteksi oleh CPU Z.Tapi gak ada salahnya mencoba untuk menggunakan program tersebut. Software CPU ID dapat anda unduh di sini.Jika tidak bisa,silahkan mengunjungi halaman Free Software pada blog ini.

Semoga informasi tersebut dapat membantu anda dalam mengetahui merk dari Motherboard yang anda gunakan.Terimakasih kunjunganya……….

Sumber : kompikita.web.id

SELENGKAPNYA >>

Mengatasi Masalah Komputer Tidak Bisa Booting

Ketika tombol power anda tekan,computer anda mau hidup,tetapi system operasi tidak mau aktif (meampakan diri). Yang terlihat hanya warna gelap pada monitor.

image

Yang perlu diperhatikan adalah, apakah ada tanda bunyi (bunyi beep) dari speaker computer anda? Jika ada, itu bertanda BIOS yang yang terpasang pada motherboard melakukan POST (Power On Self Test) ketika computer dinyalakan dan berhasil mendeteksi adanya kesalahan.Perhatikan bunyi tersebut,lalu cocokan dengan daftar beep di bawah ini.

Beep 1 kali = Komdisi computer normal

Beep 1 kali,panjang = Ada masalah pada memory PC anda (RAM)

Beep 1 kali panjang,3 kali pendek = Masalah terdapat pada VGA card

Jika yang anda dengar adalah bunyi beep diatas, berikut langkah-langkah yang perlu anda lakukan:

1. Matikan PC anda,cabut semua kabel,kemudian buka Casingnya
2. Jika yang terdeteksi adalah beep dengan tanda kerusakan memory, anda dapat melakukan pengecekan terhadap kartu memory. Apakah sudah terpasang pada slotnya dengan benar.Buka kunci slotnya dan lepaskan kartu memory dari slot,pastikan tidak ada kerusakan pada kartu memori.Anda dapat melihatnya secara fisik,apakah terjadi goresan yang memutuskan jalur tembaga pada kartu memory anda.
3. Jika yang anda dengar adalah beep yang menandakan kerusakan pada VGA,coba periksa kembali posisi VGA card pada slotnya. Lakukan pengecekan seperti pengecekan pada kartu memory.
4. Periksa motherboard, apakah ada goresan yang yang memungkinkan jalur tembaga pada motherboard terputus.Periksa kabel-kabel yang yang terdapat pada PC,apakah sesuai posisinya dan tersambung dengan baik.
5. Jika pemeriksaan pada memory dan VGA card sudah selesai dan tidak ada kerusakan secara fisik,coba pasang kembali ke slotnya masing-masing dan jangan lupa slotnya terkunci dengan benar.Nyalakan kembali computer anda.
6. Jika kejadian masih sama,anda dapat menukar Memory atau VGA card ke slot lain yang tersedia.Kemungkinan slotnya yang rusak.Nyalakan kembali computer.

Sebenarnya masih ada lagi bunyi beep untuk mendeteksi kerusakan pada computer,tetapi itu dulu yang dapat saya berikan kali ini.Saya akan mengulas lebih lanjut pada bab berikutnya.

Perlu diketahui,bahwa kode beep pada setiap BIOS berbeda-beda.Tetapi sampai saat ini,metode tersebut paling sering dilakukan untuk mendeteksi kerusakan computer pada saat booting.

sumber : kompikita.web.id

SELENGKAPNYA >>
Sign up for PayPal and start accepting credit card payments instantly.